ANNABA – Sabtu-Ahad (11-12/10) Hai’ah Tahfizh Al-Qur’an UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kembali kegiatan besar yang dilaksanakan setiap tahun, yakni Ta’aruf Qur’any. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja HTQ yang diselenggarakan yang bertujuan untuk memperkenalkan Hai’ah Tahfizh Al-Qur’an di kalangan mahasiswa, menumbuhkan semangat cinta pada Al-Qur’an, serta memberikan pengetahuan dan motivasi kepada mereka di tengah kesibukan perkuliahan.
Ta’aruf Qur’any diselenggarakan di dua tempat secara bersamaan, yakni di Aula Gedung Rektorat lantai 5 dan Aula FKIK Kampus 3. Jumlah peserta kali ini 614 peserta, terdiri dari 525 peserta kampus 1 dan 89 peserta dari kampus 3 dengan berbagai macam fakultas yang ada di UIN Malang, mulai dari Fakultas Tarbiyah, Ekonomi, Sains dan Teknologi (Saintek), Syariah, Humaniora, Psikologi, sampai FKIK.

Kegiatan ini mengangkat tema Menjalin Cinta dengan Al–Qur’an, Membumikan Kalam dalam Amalan, Membangun Keberkahan di Kehidupan.
Pembukaan Ta’aruf Qur’any dihadiri oleh jajaran Dewan Pembina HTQ, Ketua Musa’id/ah periode sebelumnya dan juga para alumni. Selain itu, perwakilan dari Rektor UIN Malang Drs. H. Basri M.A., Ph.D. selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan juga turut hadir ikut membersamai peserta di awal acara.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari. Hari pertama diisi dengan sesi penyampaian materi, diantaranya tentang ke HTQ-an, motivasi da,n metode menghafal Al-Qur’an, dan pengenalan musa’id/ah. Untuk kampus 1 materi ke HTQ-an yang disampaikan oleh Ust. Muhammad Hasyim, S.Hum., M.A. beliau salah satu asatidz yang ada di HTQ Materi kedua tentang motivasi dan metode menghafal Al-Qur’an disampaikan oleh KH. Doddy Nur Hadiansyah yang sangat menginspirasi mahasiswa dalam menghafal Al-Qur’an di tengah kesibukan kuliah. Dan yang terakhir, penyampaian materi terkait musa’id/ah mengenai program kerja dan kegiatan apa saja yang ada di dalamnya, seperti setoran tahfizh, kajian tafsir, pelatihan tilawah dan banjari, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk Kampus 3, sesi penyampaian materi ke HTQ-an disampaikan oleh Ust. Sholihin, S.E., M.EI. salah satu asatidz HTQ, KH. Moch Chusaini sebagai pemateri tentang motivasi dan metode menghafal Al-Qur’an. Beliau berpesan “Al-Qur’an itu sangat mulia. Membacanya saja sudah mendapatkan pahala, apalagi kalau sampai menghafalnya. Tapi sebelum menghafal, pastikan dulu bacaan dan tajwidnya benar. Cara menghafal setiap orang itu berbeda, yang penting nyaman dan sungguh sungguh dalam menjaga kemuliaan Al-Qur’an. Dilanjut dengan penyampaian tentang pengenalan musa’id/ah dibawakan oleh perwakilan musa’id/ah yang lain.
Selain ketiga materi tersebut, juga terdapat sesi pengenalan IKHFA (Ikatan Alumni Hai’ah Tahfizh Al-Qur’an). IKHFA merupakan wadah silaturahmi bagi para alumni HTQ UIN Malang agar tetap terhubung setelah lulus. Dalam sesi ini juga disampaikan berbagai kisah inspiratif para alumni yang senantiasa menjaga hafalan dan merasakan keberkahan hidup melalui kedekatan dengan Al-Qur’an. Banyak di antara mereka yang kini berkiprah sebagai guru, dosen, pengusaha, maupun pengasuh pesantren.
Materi ini juga menekankan pentingnya istiqamah dalam belajar dan menjaga Al-Qur’an, serta meneladani semangat para alumni dalam mengembangkan ilmu dan sanad Al-Qur’an di Nusantara. Sesi pengenalan ini disampaikan oleh dua alumni HTQ, yaitu Ning Rizka Putri Assyafii, S.Pd. di Kampus 1 dan Gus Fikri In’ami, S.Pd. di Kampus 3.

Setelah penyampaian materi selesai, masuk pada sesi tanya jawab bagi peserta. Sesi ini memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertanya langsung kepada pemateri. Mereka bebas ingin menanyakan apa pun terkait ke HTQ-an ataupun yang berhubungan dengan Al-Qur’an
Dan hari kedua dilaksanakan secara outdoor yang mana Kampus 1 berada di Tangga Besar UIN dan Kampus 3 berada di halaman Kantor HTQ. Kegiatan pada hari kedua dilaksanakan secara nonformal dengan rangkaian fun game. Pengondisian peserta dimulai pukul 06.30 WIB. Panitia mengarahkan mereka untuk baris dengan tertib dan teratur sesuai barisannya untuk persiapan melakukan senam pagi bersama, dan dilanjut dengan kegiatan fun game. Fun game terdiri dari lomba estafet kardus, suit di atas kardus, estafet kelereng dan sendok, mission X, dan yang terakhir adu yel – yel antar kelompok. Fun game kali ini tidak kalah serunya dari tahun kemarin, yang mengundang banyak gelak tawa peserta, mereka tampak menikmati rangkaian acara dari awal sampai akhir. Setelah fun game selesai, kegiatan selanjutnya merupakan kegiatan yang ditunggu yaitu pembaiatan bagi seluruh calon anggota baru HTQ. Pembaiatan ini merupakan bentuk komitmen mereka ketika di awal pendaftaran. Selain sebagai bentuk komitmen, pembaiatan merupakan pengesahan legal dan formal atas ditetapkannya anggota HTQ dalam bentuk kesepakatan yang mengikat hak dan kewajiban sebagai anggota HTQ.
Pelaksanaan Ta’aruf Qur’any tahun ini menjadi momentum tumbuhnya semangat cinta terhadap Al-Qur’an serta terjalinnya ukhuwah yang semakin erat antar sesama penghafal dan pecinta Al-Qur’an. “Terima kasih atas kesempatan menjadi pendamping. Good job untuk semua panitia dan peserta yang telah bersinergi dengan baik mewujudkan TQ yang luar biasa. Sukses dan semangat terus untuk TQ selanjutnya!!!!” ujar salah satu pendamping TQ. (VSF/Red).